Error Prevention - Tiket.com


Error PreventionEven better than good error messages is a careful design which prevents a problem from occurring in the first place. Either eliminate error-prone conditions or check for them and present users with a confirmation option before they commit to the action.



keterangan
Pada gambar pertama, tertulis dalam "Nomor Passport". Tetapi, saat slot tersebut diisikan huruf dan lalu berhasil disubmit.

Masalah usabilitas:
Pengisian field yang tidak sesuai

Deskripsi masalah usabilitas yang ditemukan:
Pengisian nomor passport bisa diisi dengan huruf. Setelah pengisian menggunakan huruf, form dapat disubmit tanpa ada pesan error.

Saran perbaikan yang dapat dilakukan:
Saat pengisian pada suatu field harus menyesuaikan dengan tipe data yang seharusnya diisikan. Jika tidak sesuai dengan tipe data yang diisikan maka keluarkan notification error.

Skala Severitas:

3

Consistency and Standards - Tiket.com


Consistency and Standards
 
User should not have to wonder whether different words, situations, or actions mean the same thing. Follow platform conventions. 

         
        
keterangan
Gambar 1. Ketersediaan kereta yang dapat dipesan
Gambar 2. Slot kursi di kereta
Gambar 3. Slot kursi di kereta yang menunjukkan kursi penuh
Gambar 4. Ketersedian kereta yang dapat dipesan dan yang sudah penuh

Masalah usabilitas:
Tidak konsistennya ketersediaan kursi penumpang
     
  Deskripsi masalah usabilitas yang ditemukan:
Seperti yang terlihat pada screenshot, gambar 1 memperlihatkan bahwa kereta pada waktu dan tujuan yang pengguna inginkan tersedia, terlihat dengan ditampilkannya harga dan tidak ada pemberitahuan bahwa kursi sudah penuh dan tidak dapat dipesan seperti pada gambar 4. Selanjutnya, saat pengguna meneruskan task dari gambar 1 penggunamemilih kursi pada kereta yang kita pesan ternyata kursi sudah penuh.

Saran perbaikan yang dapat dilakukan:
Seharusnya dicek ulang antara ketersediaan kursi pada kereta agar pengguna tidak melakukan pemesanan pada kereta yang disediakan dan munculkan info bahwa kursi pada kereta tersebut sudah penuh.

Skala Severitas:
4

10 Prinsip Heuristic Evaluation

Heuristic Evaluation adalah salah satu cara untuk menguji keberhasilan sebuah antarmuka. 
Dan menurut Galitz (2007), cara ini bukanlah cara yang terbaik, namun cara ini adalah yang paling popular. HE dilakukan oleh beberapa orang evaluator yang berkompeten di bidang pengembangan antarmuka. Dan evaluator tersebut akan diminta untuk menilai antarmuka yang telah kita buat dengan menggunakan heuristic evaluation checklist. Metode ini dikembangkan oleh Nielsen.

10 Prinsip Heuristic Evaluation
1. Visibility of system status
2. Match between system and the real world
3. User control and freedom
4. Consistency and standards
5. Error prevention
6. Recognition rather than recall
7. Flexibility and efficiency of use
8. Aethetic and minimalist design
9. Help users recognize, diagnose, and recover from errors
10. Help and documentation

Rekap Evaluasi Heuristik - Tiket.com

UAS Take Home Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Komputer

Lakukan evaluasi berbasis 10 prinsip Heuristic Evaluation (HE) - Nielsen (1995a) pada sebuah aplikasi mobile bertema "Pembelian Tiker Perjalanan Online".

Aplikasi yang diuji: Tiket.com


Tabel 1. Tabel Rekap Heuristik Evaluation

Keterangan Heuristic Evaluation
H1   : Visibility of system status
H2   : Match between system and the real world
H3   : User control and freedom
H4   : Consistency and standards
H5   : Error prevention
H6   : Recognition rather than recall
H7   : Flexibility and Efficiency of Use
H8   : Aesthetic and minimalist design
H9   : Help users recognize, diagnose, and recover from errors
H10  : Help and documentation

Keterangan Severe Ratings
0   : Bukan masalah
1   : Masalah yang tidak terlalu penting
2   : Minor usability problem. Perlu
       diperbaiki dengan prioritas rendah.
3   : Major usability problem. Sangat
perlu diperbaiki dengan prioritas
tinggi.
4   : Usability catastrophe. Masalah yang
sangat besar, perlu penanganan dengan prioritas paling tinggi.